Jelang Iduladha, Pemprov DKI Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai untuk Wadah Hewan Kurban

Arsip Foto - Pembagian daging hewan kurban Iduladha menggunakan wadah ramah lingkungan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu (7/6/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza.

Warga atau penyelenggara pemotongan hewan kurban diimbau agar tak menggunakan plastik sekali pakai untuk membungkus hewan kurban, karena plastik merupakan barang yang tidak ramah lingkungan. Imbauan tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam acara daring yang dilaksanakan pada Selasa (12/05/2026).

“Jangan menggunakan kantong plastik sekali pakai, khususnya plastik hitam. Masih banyak yang menggunakan karton plastik untuk menjadi wadah daging-daging kurban, yang akhirnya menjadi timbulan sampah,” imbau RM Aldin Praka, Ketua Subkelompok Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dilansir dari ANTARA pada Selasa (12/05).

Selain plastik, wadah yang disarankan adalah besek bambu (anyaman), daun pisang, atau wadah makanan guna ulang (reusable) yang dapat dibawa sendiri oleh para penerima hewan kurban.

“Jadi, lebih baiknya menggunakan wadah anyaman yang memang sudah disosialisasikan dari tahun kemarin, atau lebih baik menggunakan wadah sendiri untuk mengurangi dampak dari pencemaran lingkungan,” tutur Aldin.

Aldin juga meminta kepada panitia penyelenggara pemotongan hewan kurban agar memberikan sosialisasi perihal penggunaan wadah ramah lingkungan kepada para penerima hewan kurban.

Imbauan tersebut tetap sama dengan imbauan Pemprov DKI Jakarta pada dua tahun lalu, dan hal tersebut mengikuti prinsip Eco Qurban dalam pelaksanaan ibadah kurban Iduladha.

Eco Qurban merupakan praktik penyelenggaraan pemotongan hewan kurban yang berprinsip pada perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan on-site atau di lokasi pemotongan guna meminimalisir pencemaran lingkungan.

Penggunaan wadah kemasan yang ramah lingkungan untuk pembagian daging seperti besek bambu, daun pisang, atau wadah makanan guna ulang pribadi daripada plastik sekali pakai merupakan salah satu praktik yang diatur dalam Eco Qurban.

Sumber:

Lia Wanadriani Santosa. (2026, 12 Mei). Pemprov DKI imbau warga tak pakai plastik untuk bungkus hewan kurban. ANTARA News. Diakses dari https://www.antaranews.com/berita/5564381/pemprov-dki-imbau-warga-tak-pakai-plastik-untuk-bungkus-hewan-kurban

Editor: Inesia Dian

Bagikan ke :

Leave a Reply