Kota Bengkulu, Greenmind — Ribuan bibit ikan gabus beserta ratusan burung pipit dilepaskan di kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Ini adalah simbolisme penyelamatan alam, sekaligus simbolisme persahabatan manusia dengan alam. Semakin bersahabat alam dan manusia, maka semakin makmur, sejahtera kehidupan di alam raya ini,” ujar Nasaruddin Umar dilansir dari ANTARA pada Kamis (23/4/2026).
Masyarakat Provinsi Bengkulu diimbau untuk ikut merawat lingkungan dan alam semesta, termasuk tumbuhan, hewan, dan seluruh makhluk hidup lainnya.
Nasaruddin Umar menyebut, burung-burung yang dilepasliarkan di kawasan danau tersebut sudah menjadi saksi bagi Kota Bengkulu yang menghargai pemandangan yang ditampilkan oleh alam semesta.
Oleh karena itu, masyarakat harus menjaga seluruh alam dan jagad raya, serta tidak melakukan tindakan yang mencemari lingkungan.
“Semua jagad raya harus diselamatkan, jangan mencemari lingkungan, karena mencemari lingkungan itu dosa dan kalau besok dunia ini kiamat, maka tetaplah kalian menanam pohon kata Rasulullah. Jadi penting menanam pohon. Tiada hari tanpa menanam pohon dan jangan tiada hari tanpa pembakaran hutan,” tutur Nasaruddin Umar.
Lebih lanjut, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengapresiasi tindakan dari Kementerian Agama (Kemenag) dalam rangka melestarikan alam, khususnya di kawasan Danau Dendam Tak Sudah.
“Inikan dalam rangka melestarikan alam, kemudian membuat danau ini ke depan terjaga kelestariannya,” ujar Dedy.
Sumber:
Anggi Mayasari (2026, 23 April). Jaga lingkungan, Menag lepas ribuan bibit ikan di danau Kota Bengkulu. ANTARA News. Diakses dari https://www.antaranews.com/berita/5539691/jaga-lingkungan-menag-lepas-ribuan-bibit-ikan-di-danau-kota-bengkulu
Editor: Inesia Dian
