Kebakaran Hutan Tunisia Meluas, Lebih dari 100 Keluarga Dievakuasi

Caption foto: Foto ilustrasi kebakaran hutan Tunisia yang melanda sejumlah wilayah dan mengancam kawasan permukiman. Sumber: Pinterst/Leslie Andrews

Greenmind.id — Kebakaran hutan Tunisia meluas di sejumlah wilayah Tunisia hingga menyebabkan lebih dari 100 keluarga harus dievakuasi. Otoritas setempat melakukan evakuasi pada Senin malam, 31 Agustus 2026, waktu setempat, setelah kobaran api semakin mendekati kawasan permukiman akibat tiupan angin kencang.

Dilansir dari Anadolu, Anggota Parlemen Tunisia Nabil Al-Hamdi mengatakan sekitar 100 keluarga dari kawasan Mount Qaytoun, Distrik El Oueslatia, Kairouan, telah dievakuasi. Kebakaran tersebut awalnya muncul di Mount Bargou, Siliana, sebelum kemudian meluas ke wilayah sekitar.

Angin kencang membuat api bergerak cepat hingga mendekati permukiman warga. Para keluarga yang dievakuasi dari Kairouan kemudian ditempatkan sementara di sebuah sekolah untuk memastikan keselamatan mereka selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Kebakaran Hutan Tunisia Meluas akibat Angin Kencang

Di Siliana, Regional Commissioner for Agricultural Development Jamal Al-Farchichi mengatakan angin kencang menyebabkan kebakaran di Mount Boulemane meluas hingga mencapai kawasan Ain Bousadia di Distrik Bargou yang berbatasan dengan Kairouan.

Sejumlah keluarga di wilayah tersebut juga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Mereka kemudian ditempatkan di pusat pelatihan dan perkemahan musim panas. Hingga saat itu, tidak ada laporan korban jiwa dari wilayah Siliana.

Upaya pemadaman terus dilakukan karena terdapat sejumlah titik api yang sulit dijangkau dari darat. Dua pesawat militer dikerahkan untuk membantu memadamkan kobaran api dari udara. Selain itu, personel tambahan didatangkan dari Zaghouan, Kairouan, dan Kef untuk memperkuat penanganan kebakaran.

Sebelumnya, pada Minggu, 30 Agustus 2026, sebanyak 10 keluarga juga telah dievakuasi dari kawasan sekitar pegunungan. Rumah sakit setempat bahkan menerima 18 orang yang mengalami serangan panik setelah kebakaran kembali muncul dan membuat warga khawatir.

Gelombang Panas Perparah Kebakaran Hutan Tunisia

Kebakaran hutan Tunisia terjadi ketika negara tersebut tengah menghadapi gelombang panas yang cukup parah. Kondisi suhu tinggi dan angin kencang membuat api lebih mudah menyebar ke berbagai kawasan.

Menurut Tunisian Observatory of Weather and Climate, suhu di Kairouan mencapai 49,8 derajat Celsius. Cuaca ekstrem tersebut semakin meningkatkan risiko kebakaran meluas, terutama di kawasan yang berada dekat dengan pegunungan dan permukiman.

Evakuasi dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Sementara itu, tim pemadam dan personel tambahan terus dikerahkan untuk mengendalikan titik-titik api yang masih sulit dijangkau.

Situasi kebakaran hutan Tunisia pada Senin malam, 31 Agustus 2026, masih menjadi perhatian karena kondisi cuaca panas dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.

Sumber: Anadolu

Bagikan ke :

Leave a Reply