Prabowo Tinjau Karhutla di Kubu Raya, Tekankan Pentingnya Penanganan

Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sumber: YouTube Sekretariat Presiden

Greenmind.id — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8). Kunjungan ini dilakukan setelah Presiden memimpin rapat penanganan karhutla bersama jajaran kementerian/lembaga dan pemerintah daerah guna membahas perkembangan kebakaran di wilayah tersebut.

Dilansir dari ANTARA, Prabowo melihat langsung kondisi kawasan yang masih diselimuti asap saat berada di lokasi. Dalam siaran langsung Sekretariat Presiden, ia tampak berjalan menyusuri area yang sebelumnya terdampak kebakaran dan melihat sejumlah titik yang telah berhasil dipadamkan. Di beberapa bagian, petugas masih melakukan pemadaman terhadap sisa api untuk memastikan kebakaran dapat dikendalikan.

Presiden juga menyempatkan diri menyapa serta berbincang dengan sejumlah petugas yang berada di lokasi. Dalam pertemuan singkat tersebut, Prabowo menanyakan kondisi penanganan kebakaran yang sedang dilakukan. Kehadiran langsung Presiden di lokasi menjadi bagian dari peninjauan terhadap kondisi nyata penanganan karhutla di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo Tekankan Penanganan Karhutla di Lapangan

Sebelum meninjau lokasi kebakaran, Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla bersama pimpinan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Dalam rapat tersebut, Presiden meminta jajaran terkait menyampaikan kondisi nyata kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Laporan tersebut menjadi bahan bagi pemerintah untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan situasi di lapangan. Presiden juga menerima informasi terbaru mengenai perkembangan karhutla dan menekankan pentingnya respons yang cepat serta terkoordinasi.

Rapat penanganan tersebut diikuti delapan pimpinan kementerian/lembaga pemerintah pusat dan 10 pimpinan pemerintah daerah. Peserta rapat mencakup unsur pemerintah daerah, gubernur, kepolisian daerah, komando daerah militer, Basarnas, BMKG, serta unsur BNPB daerah.

Melalui rapat tersebut, pemerintah membahas kondisi terkini sekaligus langkah yang perlu dilakukan untuk menangani kebakaran. Penanganan tidak hanya diarahkan pada pemadaman api, tetapi juga membutuhkan koordinasi antarlembaga agar respons terhadap kondisi di lapangan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Penanganan Karhutla Diperkuat, Pencegahan Jadi Prioritas

Selain meminta penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, Presiden juga meminta pemerintah daerah mengambil langkah tegas dalam menerapkan aturan di wilayah masing-masing. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi.

Prabowo juga menekankan perlunya memperkuat langkah pencegahan. Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada kondisi ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi juga diarahkan untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran berulang.

Setelah rapat, Presiden kemudian melihat secara langsung kondisi lokasi kebakaran di Desa Limbung. Kawasan tersebut masih menunjukkan adanya sisa asap dan beberapa titik yang membutuhkan penanganan petugas. Prabowo melihat proses pemadaman yang dilakukan di lapangan sekaligus berinteraksi dengan petugas yang terlibat.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan karhutla berjalan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi, menerapkan aturan secara tegas, serta meningkatkan pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang.

Sumber: ANTARA

Editor: Inesia Dian

Bagikan ke :

Leave a Reply