Batam, Greenmind — Peringatan dini potensi banjir pesisir (banjir rob) di sejumlah wilayah pesisir Kepulauan Riau khususnya di Kabupaten Bintan dan Lingga dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim pada Senin (30/03/2026). Banjir rob tersebut diperkirakan akan terjadi pada 1 hingga 12 April 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan mengatakan bahwa potensi banjir rob terjadi karena adanya fenomena fase bulan purnama pada 2 April 2026. Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap potensi banjir pesisir pada periode tersebut,” ujar Ramlan dilansir dari ANTARA pada Senin (30/03/3036).
Wilayah yang diperkirakan paling terdampak di Kabupaten Lingga meliputi pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, dan Senayang.
Sementara untuk wilayah Kabupaten Bintan meliputi pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Bintan Timur.
Ramlan memaparkan, potensi banjir rob dapat memberikan dampak pada berbagai aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Aktivitas masyarakat tersebut mencakup bongkar muat di pelabuhan, aktivitas warga di permukiman pesisir, hingga kegiatan tambak garam dan perikanan darat.
“Secara umum, aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir berpotensi terganggu akibat kenaikan muka air laut,” tutur Ramlan.
BMKG Batam juga memperkirakan puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 0800 hingga 12.00 WIB. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan pada rentang waktu tersebut.
BMKG pun telah mengantisipasi hal tersebut dengan memberikan imbauan melalui berbagai kanal seperti media sosial dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
“Kami sudah menyampaikan peringatan dini kepada pemerintah daerah dan masyarakat, terutama yang beraktivitas di perairan seperti nelayan dan warga pesisir agar lebih berhati-hati dan waspada,” ujar Ramlan.
Ramlan juga ingatkan masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi pasang surut air laut serta terus memantau informasi resmi dari BMKG Batam.
BMKG Batam berharap dengan adanya peringatan dini, masyarakat pesisir dapat meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah-wilayah rawan banjir rob tersebut.
Sumber:
Amandine Nadja & Riza Mulyadi. (2026, 30 Maret 2026). BMKG peringatkan potensi banjir rob di Bintan dan Lingga pada 1-12 April. ANTARA News. Diakses pada Senin, 30 Maret 2026, dari https://www.antaranews.com/berita/5499986/bmkg-peringatkan-potensi-banjir-rob-di-bintan-dan-lingga-pada-1-12-april
Editor: Inesia Dian
