Greenmind, Jakarta — Menteri Lingkungan Hidup (LH) mengingatkan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan lingkungan hidup di kawasan perkotaan sebagai upaya menjaga kualitas ekosistem di tengah pesatnya pembangunan dan urbanisasi. Ketidakkonsistenan kebijakan dinilai berpotensi memperburuk pencemaran serta menurunkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Menteri LH menyampaikan bahwa pengelolaan lingkungan tidak boleh bersifat sporadis atau hanya berorientasi pada proyek jangka pendek. Pemerintah daerah diminta menjalankan kebijakan lingkungan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan perencanaan pembangunan kota.
“Pengelolaan lingkungan di perkotaan harus dilakukan secara konsisten. Tanpa itu, berbagai program yang ada tidak akan memberikan dampak signifikan,” ujar Menteri LH, ANTARA Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa sejumlah persoalan lingkungan di kota, mulai dari pengelolaan sampah, pencemaran udara, hingga minimnya ruang terbuka hijau, masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah. Menurutnya, masalah tersebut hanya dapat diatasi melalui kebijakan yang tegas, berkelanjutan, dan diawasi secara ketat.
Lebih lanjut, Menteri LH menekankan pentingnya penguatan peran pemerintah daerah dalam pengawasan dan penegakan aturan lingkungan. Pemerintah pusat, kata dia, terus mendorong sinergi lintas sektor agar pembangunan perkotaan tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.
“Pertumbuhan ekonomi kota harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan hidup demi keberlanjutan di masa depan,” ujarnya, dilansir dari ANTARA Senin (9/2/2026).
Selain peran pemerintah, partisipasi masyarakat juga disebut sebagai faktor penting dalam menjaga lingkungan perkotaan. Keterlibatan publik dinilai dapat mendorong perubahan perilaku serta memperkuat pengawasan terhadap implementasi kebijakan lingkungan di tingkat local
Sumber: Antara. (2026, Februari 9). Menteri LH ingatkan konsistensi pengelolaan lingkungan di perkotaan. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/5404998/menteri-lh-ingatkan-konsistensi-pengelolaan-lingkungan-di-perkotaan
