Greenmind, Jakarta – Di tengah tantangan perubahan iklim dan gaya hidup modern yang serba cepat, mengenalkan anak pada isu keberlanjutan menjadi langkah penting untuk menanamkan kepedulian sejak dini. Nilai-nilai ini tak hanya membentuk karakter anak, tetapi juga menjadi bekal bagi mereka untuk menjaga bumi di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Cynthia, content creator yang aktif mengedukasi publik soal gaya hidup berkelanjutan, dalam acara Indonesia Youth Sustainability Forum (IYSF) 2025. Ia bercerita tentang pengalamannya sebagai ibu yang tengah berjuang memperkenalkan isu-isu lingkungan kepada anaknya yang kini mengalami eco-anxiety, atau kecemasan akibat krisis iklim.
Menurut Cynthia, rasa cemas tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk menerapkan pola hidup yang lebih berkelanjutan sekaligus mengajarkan hal itu kepada anaknya dengan cara yang menyenangkan.
“Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, bukan hanya dari apa yang mereka dengar,” ungkapnya
Salah satu cara yang dilakukan Cynthia adalah mendekatkan anak secara langsung pada isu lingkungan. Ia sering membacakan buku anak bergambar yang bercerita tentang bumi, hewan, dan pentingnya menjaga alam. Visual yang menarik membuat anaknya lebih mudah memahami konsep keberlanjutan.
Selain itu, Cynthia juga kerap mengajak anaknya menghadiri acara bertema lingkungan. Dalam kegiatan komunitas, sang buah hati bisa belajar secara interaktif tentang pentingnya menjaga bumi. “Lewat kegiatan seperti ini, anak bisa merasakan sendiri bagaimana serunya menjaga alam,” tuturnya.
Di rumah, Cynthia berusaha menormalisasi pembicaraan tentang keberlanjutan. Ia melibatkan anak dalam kegiatan sederhana seperti memilah sampah, menghemat air, dan bijak berbelanja. Kebiasaan-kebiasaan ini, kata Cynthia, perlahan membentuk karakter peduli lingkungan dalam diri anak.
Bagi Cynthia, menanamkan nilai keberlanjutan tidak harus melalui cara rumit. Yang terpenting adalah konsistensi dan keteladanan orang tua. “Saya selalu percaya, bumi ini bukan warisan dari orang tua, melainkan pinjaman dari anak-anak kita. Tugas kita menjaganya,” ujarnya.
Langkah kecil yang dilakukan Cynthia menjadi contoh bahwa mengajarkan gaya hidup berkelanjutan bisa dimulai dari rumah. Dengan cara yang hangat dan menyenangkan, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi.
