Greenmind, Jakarta — Semangat keberlanjutan dan peran anak muda menjadi sorotan utama dalam The Youth Sustainability Forum yang digelar pada 18 Oktober 2025 Di Menara Kuningani. Dalam forum tersebut, pembicara menegaskan bahwa generasi muda Indonesia memegang peran penting dalam menentukan arah bangsa menuju masa depan hijau dan berkeadilan.
Disampaikan dalam forum tersebut, dunia tengah menghadapi berbagai tantangan besar seperti krisis iklim, ketimpangan sosial, serta ketidakpastian ekonomi global. Namun, di balik tantangan tersebut, selalu ada peluang untuk menggabungkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan.
“Pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan tidak bisa dipisahkan. Keduanya harus berjalan beriringan agar pembangunan kita tidak menciptakan krisis baru,” ujar Shinta dalam sambutannya.
Konsep green growth atau pertumbuhan hijau disebut menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan tanpa merusak alam. Pertumbuhan semacam ini diyakini dapat membuka lapangan kerja, menarik investasi, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global, sembari menurunkan emisi karbon dan menjaga sumber daya alam.
Dalam sambutannya, Shinta Widjaja Kamdani juga menegaskan bahwa anak muda harus menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar penonton. Mereka memiliki peran besar sebagai inovator teknologi bersih, sociopreneur yang mengutamakan triple bottom line (profit, people, planet), pemimpin komunitas yang mendorong gaya hidup hijau, serta penggagas inovasi kebudayaan yang menghidupkan kembali nilai-nilai lokal seperti gotong royong.
Transisi energi menuju sumber bersih seperti surya, angin, air, dan biomassa juga menjadi perhatian utama. Namun, proses ini disebut harus dilakukan secara adil atau just transition agar tidak ada kelompok yang tertinggal. Pekerja di sektor lama perlu mendapat pelatihan baru, dan masyarakat harus memiliki akses yang setara terhadap energi bersih.
Keberlanjutan, ditegaskan pembicara, tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal keadilan sosial. Pembangunan hijau harus memberi manfaat bagi semua kalangan termasuk perempuan, petani, dan pelaku UMKM agar dampaknya benar-benar inklusif dan berkelanjutan.
“Anak muda punya peran penting untuk menjembatani teknologi dan masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap langkah keberlanjutan membawa manfaat nyata bagi banyak orang,” ungkapnya.
Forum ini ditutup dengan pesan motivatif bagi generasi muda Indonesia agar terus berperan aktif dalam membangun masa depan hijau. “Be curious, be courageous, and be collaborative. Rasa ingin tahu, keberanian, dan kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan perubahan,” tutupnya.
