Mahasiswa Ungkap Kekhawatiran Usai Longsor Hantam UIN Imam Bonjol Padang, Perkuliahan Diliburkan

Dok. LPM Suara Kampus

Greenmind, Padang — Longsor yang menerjang Kampus III UIN Imam Bonjol Padang pada Minggu (24/11) memicu kekhawatiran mahasiswa setelah sejumlah gedung dan akses jalan kampus terdampak material runtuhan.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Sungai Bangek membuat struktur tanah labil dan menyebabkan longsor meluas ke area fakultas.

Solehuddin (22), mahasiswa yang berada di kampus saat kejadian, mengatakan longsor terjadi saat kegiatan perkuliahan masih berlangsung.

Ia menyaksikan sendiri suasana panik ketika mahasiswa diminta menghentikan aktivitas dan menjauhi area rawan.
“Iya, waktu itu lagi kuliah,” katanya kepada Greenmind, Senin (25/11).

Menurutnya, material longsor tidak hanya menutup sebagian akses kampus, tetapi juga mengenai beberapa bangunan penting.

“Beberapa fakultas kena longsor seperti FEBI, Syariah, dan rektorat,” ujarnya.

Solehuddin menambahkan bahwa mahasiswa kini diliburkan sementara karena akses menuju kampus dinilai tidak aman.

“Perkuliahan diliburkan karena jalan menuju kampus itu berbahaya” tuturnya.

Selain bangunan yang terdampak, mahasiswa juga khawatir dengan kondisi lingkungan kampus yang berada di kawasan perbukitan.

Banyak dari mereka memilih tetap berada di kos atau pulang sementara, mengingat hujan masih turun di beberapa titik.
Beberapa mahasiswa juga melaporkan adanya kendaraan yang tertimbun material longsor di area parkir FEBI, meski belum ada laporan korban jiwa.

Pihak kampus mengimbau seluruh mahasiswa untuk menghindari area terdampak dan tidak memaksakan diri memasuki lingkungan kampus sebelum ada pemberitahuan resmi.

Proses pembersihan material masih dilakukan oleh petugas gabungan, sementara tim teknis terus mengevaluasi potensi pergerakan tanah susulan.

Solehuddin berharap pihak kampus dan pemerintah dapat melakukan penanganan lebih serius terhadap kawasan rawan longsor di lingkungan UIN Imam Bonjol.

“Saya berharap ada langkah pencegahan biar kejadian seperti ini nggak terulang. Saya juga berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk membantu korban dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” jelasnya.

Aktivitas akademik untuk sementara dialihkan, dan mahasiswa diminta memantau informasi resmi yang disampaikan fakultas masing-masing.

Bagikan ke :