KLH Segel Dua Perusahaan Penyebab Turunnya Populasi Pesut Mahakam

Penyegelan dua perusahaan yang tidak memiliki izin lingkungan dan mencemari Sungai Mahakam oleh Petugas Gakkum KLH di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (7/2/2026) ANTARA/HO-KLH.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penyegelan terhadap dua perusahaan yang tidak memiliki izin lingkungan dan mencemari Sungai Mahakam pada Rabu (11/2/2026). Dua perusahaan tersebut menjadi faktor menurunnya populasi Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris).

Sebelumnya, dua Pesut Mahakam ditemukan tewas pada November 2025 lalu. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol mengkonfirmasi bahwa satwa dilindungi itu mengalami penurunan populasi akibat perusahaan-perusahaan yang tidak berizin dan mencemari Sungai Mahakam.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum lingkungan hidup guna memastikan setiap kegiatan pada area sungai dengan habitat asli pesut dilaksanakan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” tutur Hanif Faisol Nurofiq dilansir dari ANTARA (11/2/2026).

Hanif juga menyebutkan bahwa penegakan hukum lingkungan akan dilakukan secara adil dan merata.

Pengawasan yang dilakukan KLH melalui Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) mendapati pelanggaran pada PT GBE yang melakukan konstruksi jetty tanpa dilengkapi persetujuan lingkungan.

Seluruh kegiatan operasional diberhentikan sebagai tindak tegas pada perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan dan penjualan batubara tersebut.

Perusahaan lainnya adalah PT ML yang bergerak di bidang ship to ship dan diketahui tidak mengantongi persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk lokasi kegiatan penempatan dan penambatan Coal Transhipment Barge (CTB) I dan CTB II.

PT ML lantas turut ditindak tegas oleh KLH dengan penghentian seluruh operasional perusahaan.

Upaya perlindungan seperti edukasi publik, pemantauan populasi, kampanye pengurangan pencemaran, serta dukungan penerapan praktik perikanan yang lebih ramah satwa pun ditekankan oleh KLH/BPLH kepada pemerintah daerah, akademisi, komunitas lokal, organisasi konservasi, hingga masyarakat luas.

Sumber:

Prisca Triferna Violleta & Risbiani Fardaniah. (2026, 11 Februari). KLH segel swasta diduga cemari sungai penyebab Pesut Mahakam berkurang. ANTARA News. Diakses 11 Februari 2026, dari https://www.antaranews.com/berita/5409938/klh-segel-swasta-diduga-cemari-sungai-penyebab-pesut-mahakam-berkurang

Zintan Prihatini & Bambang P. Jatmiko. (2026, 11 Februari). Terbukti picu kematian Pesut Mahakam, operasional perusahaan dihentikan. Kompas.com. Diakses 11 Februari 2026, dari https://lestari.kompas.com/read/2026/02/11/133804086/terbukti-picu-kematian-pesut-mahakam-operasional-perushaan-dihentikan

Editor: Inesia Dian

Bagikan ke :

61 thoughts on “KLH Segel Dua Perusahaan Penyebab Turunnya Populasi Pesut Mahakam

  1. The wall is coming down, and the worlds are colliding. If you are eager to read A Court of Wings and Ruin via PDF, you are preparing for a narrative of cataclysmic change. The collaboration between the High Lords is a highlight, showcasing the diversity of magic in Prythian. Sarah J. Maas keeps the pacing tight, ensuring that you are on the edge of your seat from the first page to the last. This is the definition of a page-turner. Get ready to lose sleep as you race to the finish. https://acourtofwingsandruinpdf.store/ A Court Of Wing And Ruin Pdf​

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *