Inovasi Drone Pertanian di IndoGriTech Expo 2025 Dorong Transformasi Smart Farming Indonesia

Greenmind.id, Tanggerang Selatan – Teknologi drone pertanian kembali mencuri perhatian pada ajang IndoGriTech Expo 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang Selatan (8/11/25). Tiga perusahaan terkemuka DJI Agriculture, Bentara Agri, dan Swan menghadirkan inovasi drone penyemprotan cerdas yang menjanjikan efisiensi, presisi, dan keberlanjutan bagi sektor pertanian.

Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian Indonesia mulai bertransformasi menuju era smart farming, di mana teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, tetapi mitra bagi petani dalam menjaga hasil dan kelestarian bumi.

DJI Agriculture: Presisi Tinggi dan Ramah Lingkungan

Sebagai pemimpin pasar teknologi drone, DJI Agriculture menampilkan lini Agras Series, termasuk model T25P, T50, dan T100. Drone ini dirancang untuk penyemprotan presisi di lahan luas, mampu memetakan area secara otomatis dan menghemat penggunaan bahan kimia secara signifikan.

“Setiap tetes cairan yang disemprotkan harus memberi hasil maksimal tanpa membebani lingkungan. Presisi adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap bumi,” ujar Muliany perwakilan DJI Agriculture.

Melalui pendekatan ini, DJI memperlihatkan bahwa inovasi bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tanggung jawab ekologis dalam setiap langkah teknologi.

Bentara Agri: Edukasi dan Kemandirian Teknologi

Sementara itu, Bentara Agri menghadirkan pendekatan berbeda dengan menonjolkan drone otonom berkapasitas besar serta program pelatihan petani. Sebagai pelopor distribusi teknologi pertanian modern di Indonesia, Bentara menekankan pentingnya pemahaman dan adaptasi teknologi di lapangan.

“Kami percaya masa depan pertanian Indonesia ada di tangan petani yang siap beradaptasi dengan teknologi,” ungkap Rio, Pilot and Technician Drone Bentara Agri.

Dengan kombinasi inovasi dan edukasi, Bentara Agri berupaya memastikan bahwa setiap petani mampu mengoperasikan teknologi dengan efektif dan berkelanjutan.

Swan: Solusi Sederhana untuk Petani Lokal

Berbeda dengan dua pesaingnya, Swan memilih fokus pada petani kecil dan menengah. Produk mereka berupa drone sprayer ringan, mudah dioperasikan, dan hemat biaya perawatan. Pendekatan ini membuka akses bagi lebih banyak petani untuk menggunakan teknologi tanpa harus berinvestasi besar.

“Teknologi tidak harus mahal untuk bisa bermanfaat. Kami ingin menghadirkan solusi sederhana dan adaptif bagi petani di berbagai daerah,” kata Lukman Manager Marketing, Swan.

Dengan model yang lebih terjangkau, Swan membantu menjembatani kesenjangan antara inovasi teknologi dan akses petani di akar rumput.

Menuju Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan

Tiga perusahaan ini mencerminkan arah baru pertanian Indonesia yang lebih efisien, cerdas, dan ramah lingkungan. Penggunaan drone tak hanya mempercepat proses kerja, tetapi juga mengurangi paparan bahan kimia pada manusia serta menjaga keseimbangan ekosistem lahan.

Dari DJI dengan presisi tinggi, Bentara dengan pelatihan dan sistem otonom, hingga Swan dengan solusi adaptif, semuanya bergerak ke arah yang sama pertanian hijau untuk masa depan berkelanjutan.

Teknologi dari langit kini benar-benar menjadi mitra bagi tangan-tangan yang menumbuhkan bumi.

Bagikan ke :