Gempa M5,6 Tanibar Tak Picu Tsunami

Gempa M5,6 yang terjadi di barat laut Tanibar, Maluku, Selasa (3/2/2026). (Foto: BMKG)

Greenmind, Maluku – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Selasa pagi (3 Februari 2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi sekitar pukul 09.50 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada kedalaman menengah. Getaran dirasakan di sejumlah wilayah Maluku dengan intensitas III–IV MMI, namun tidak dilaporkan menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa di Tanimbar dipicu oleh aktivitas deformasi batuan akibat pergerakan Lempeng Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa yang terjadi di wilayah Tanimbar pada Selasa (3 Februari 2026) ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Daryono, sebagaimana dikutip Liputan6.com, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan laporan Liputan6.com, BMKG juga mencatat hingga Selasa siang belum terpantau adanya gempa susulan pascagempa utama. Situasi terpantau kondusif dan masyarakat diimbau tetap tenang.

BMKG mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta selalu memantau perkembangan informasi gempa melalui kanal resmi BMKG.

Sumber:
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2026, February 3). Analisis gempabumi tektonik wilayah Kepulauan Tanimbar. https://www.bmkg.go.id/

Liputan6.com. (2026, February 3). BMKG: Gempa magnitudo 5,6 guncang Tanimbar Maluku dipicu aktivitas Lempeng Laut Banda. https://www.liputan6.com/regional/read/6270672/bmkg-gempa-tanimbar-maluku-m56-dipicu-aktivitas-lempeng-laut-banda

Bagikan ke :

Leave a Reply