Setelah sempat ditutup sementara akibat kondisi cuaca ekstrem, pendakian Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat dinyatakan kembali dibuka oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dalam keterangan di Mataram, Selasa (24/2/2026).
Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan pun telah mengonfirmasi tanggal pembukaan pendakian tersebut.
“Rencana pembukaan pendakian tanggal 28 Maret 2026 mendatang,” ujar Budhy Kurniawan dilansir dari ANTARA (24/2/2026).
Sejak kebijakan penutupan penutupan pendakian pada 1 Januari 2026 lalu, pihak TNGR telah meningkatkan aspek keselamatan, konservasi, serta pengelolaan destinasi yang lebih komprehensif dengan melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat.
Budhy memaparkan pembukaan kembali jalur pendakian ini dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lingkungan sekitar, fasilitas pendukung, dan kesiapan sumber daya manusia untuk menghadapi musim kunjungan wisata.
Sistem yang lebih aman, modern, dan berstandar internasional melalui penerapan aktivasi gelang RFID, personal bacon pemantaj posisi pendaki, pembangunan pusat komando, integrasi komunikasi radio, hingga penerapan gerakan zero waste secara digital juga telah diterapkan oleh Balai TNGR.
Lebih lanjut, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhamad Iqbal, menegaskan dukungan penuh pembukaan pendakian Gunung Rinjani dari pemerintah provinsi dengan mendorong pengelolaan kawasan yang bersinergi.
“Arah pengelolaan Gunung Rinjani bukan menuju pariwisata massal, melainkan pendakian yang eksklusif, berkualitas, dan berorientasi konservasi. Pengalaman kelas dunia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem,” tutur Muhamad Iqbal, dilansir dari ANTARA (24/2/2026).
Iqbal menyokong penguatan sinergi antara pengelola Balai TNGR, pemerintah provinsi, pemerintah kapubaten, serta warga sekitar dalam aspek konservasi lingkungan, keselamatan pendakian, dan pengelolaan destinasi wisata bertaraf global.
Iqbal juga mencontohkan diperlukan sinergi antarpihak dalam penanganan kecelakaan wisatawan beberapa waktu lalu, termasuk inisiatif vertikal rescue yang dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab bersama dalam mengelola wisata Gunung Rinjani.
“Gunung Rinjani sebagai simbol kehidupan masyarakat. Kami berharap inovasi Balai TNGR dalam tata kelola lingkungan dan pariwisata segera diwujudkan,” ujar Iqbal dilansir dari ANTARA (24/2/2026).
Nominal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan wisata Gunung Rinjani mencapai Rp25,92 miliar dengan total perputaran uang sebesar Rp182,05 miliar di sepanjang tahun 2025.
Tercatat sebanyak 80.124 orang wisatawan telah mengunjungi wisata pendakian, dengan 43.236 merupakan wisatawan mancanegara, dan sebanyak 36.978 orang merupakan wisatawan domestik.
Selain itu, jumlah kunjungan wisata nonpendakian sebanyak 52.108 orang, dengan 797 orang wisatawan mancanegara, dan 51.311 orang wisatawan domestik.
Sumber:
Sugiharto Purnama & Bambang Sutopo Hadi. (2026, 24 Februari). Balai TNGR buka kembali pendakian Gunung Rinjani mulai 28 Maret. ANTARA News. Diakses Selasa, 24 Februari 2026, dari https://www.antaranews.com/berita/5433778/balai-tngr-buka-kembali-pendakian-gunung-rinjani-mulai-28-maret?utm_source=antaranews&utm_medium=mobile&utm_campaign=latest_category
Editor: Inesia Dian

водопонижение иглофильтрами грунтовых вод xn—77-eddkgagrc5cdhbap.xn--p1ai .
mostbet скачать на iphone mostbet скачать на iphone
водопонижение котлована иглофильтрами xn—77-eddkgagrc5cdhbap.xn--p1ai .
вакуумное водопонижение вакуумное водопонижение .