Greenmind, Jakarta — Generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong transisi menuju pembangunan berkelanjutan. Hal itu ditegaskan oleh Radi Manggala, keynote speaker Indonesia Youth Sustainability Forum (IYSF) 2025, yang mengajak anak muda untuk tidak sekadar berwacana, tetapi beraksi nyata melalui kreativitas dan inovasi di berbagai bidang.
Dalam pidatonya, Radi mengatakan bahwa perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan kenyataan yang sudah terjadi dan membutuhkan aksi nyata dari generasi muda.
“You are the changer, and you can take action not tomorrow but now,” ujarnya.
Radi menekankan bahwa anak muda tidak hanya berperan sebagai agent of change, tetapi juga sebagai pelaku utama yang mendorong solusi inovatif. Ia mencontohkan sejumlah anak muda di sektor ekonomi kreatif yang berhasil menciptakan produk dari limbah, seperti kotoran sapi dan kulit kopi, yang kini bernilai ekonomi tinggi.
Menurutnya, kreativitas dan inovasi adalah kunci penting dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan. Melanjutkan pesan sebelumnya dari Shinta Kamdani yang menyoroti tiga nilai utama yaitu Curiosity, Courage, dan Collaboration, Radi menambahkan satu nilai baru yaitu Creativity.
“Selain tiga C itu, tambahkan satu lagi: Be Creative,” katanya.
Lebih lanjut, Radi menyebut tiga kontribusi utama yang dapat dilakukan generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, yakni menciptakan lapangan kerja layak, membangun gaya hidup serta komunitas yang lebih hijau, dan mendorong konsumsi serta produksi yang bertanggung jawab.
Radi juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor atau pendekatan Hexahelix yang melibatkan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berkelanjutan.
Sebagai perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Radi menutup dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung inovasi anak muda.
“Kami di Kementerian Ekonomi Kreatif siap menjadi jembatan bagi ide dan karya generasi muda agar tidak hanya tumbuh tinggi, tapi juga berkelanjutan dan membangun komunitas yang lebih baik,” tutupnya.
