Greenmind – Cianjur. Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango di kawasan Cianjur dan Sukabumi dipenuhi sampah plastik, bungkus makanan, serta perlengkapan pendakian yang ditinggalkan pengunjung. Kondisi ini mendorong Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menggelar operasi bersih (opsih) dan penertiban pendakian ilegal pada 11–12 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Polsek dan Koramil Sukabumi, volunteer Panthera, penggiat lingkungan, serta mahasiswa dari Universitas Nusaputra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, IPB Vokasi, dan Mapala Pelita. Operasi bersih dilakukan di sepanjang jalur pendakian resor PTN Selabintana hingga kawasan Alun-alun Surya Kencana.

sumber: cnnindonesia.com
Menurut data Balai Besar TNGGP, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 15 karung sampah dengan total berat 115,5 kilogram, yang sebagian besar merupakan sampah plastik kemasan, botol minuman, dan perlengkapan pendakian.
Pelaksanaan operasi bersih ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk memperkuat pengawasan pendakian serta menekan timbulan sampah di kawasan taman nasional.
Selain membersihkan jalur pendakian, petugas juga memberikan edukasi kepada pendaki tentang pentingnya menjaga kebersihan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen BBTNGGP dalam menjaga kelestarian dan ketertiban kawasan konservasi.
Melihat kondisi tersebut, pengelolaan sampah di kawasan pegunungan sebaiknya diperkuat melalui penunjukan penanggung jawab khusus di setiap jalur pendakian. Kegiatan aksi bersih dapat dijadikan agenda rutin dengan melibatkan komunitas pecinta alam dan lembaga pendidikan, disertai penerapan sanksi tegas bagi pendaki yang meninggalkan sampah. Langkah ini penting untuk memastikan kegiatan wisata alam berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
Sumber:
BBTN_Gn_GedePangrango[@bbtn_gn_gedepangrango].(2025, 11 Oktober). Operasi Bersih & Penertiban Pendaki Ilegal – Jalur Selabintana. Instagram. https://www.instagram.com/bbtn_gn_gedepangrango/p/DPqdN_UkedI/
Lustiyati, E. D., Fadli, R. S., & Puspitawati, T. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku pendaki gunung dalam pengelolaan sampah (studi kasus di gunung prau, kabupaten wonosobo). Jurnal Belantara, 5(2), 269-278.
Ramadhani, S. N., Susanty, S., & Athar, L. M. I. (2025). PENGELOLAAN SAMPAH DI JALUR WISATA PENDAKIAN SEMBALUN OLEH BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANI UNTUK MEWUJUDKAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI GUNUNG RINJANI. Journal Of Responsible Tourism, 4(3), 719-724.
