Greenmind, Tangerang Selatan — Fenomena tidak biasa terjadi di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Warga dikejutkan dengan perubahan warna air kali yang mendadak menjadi merah pekat pada Sabtu (5/10). Peristiwa tersebut memicu kepanikan dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Menurut laporan dari CNN Indonesia, perubahan warna air kali terlihat sejak pagi hari ketika warga mendapati aliran air berubah menyerupai cairan cat berwarna merah tua. “Awalnya kami kira ada limbah cat yang dibuang ke kali, karena warnanya pekat sekali,” ujar Arif (37), salah satu warga sekitar yang ditemui di lokasi.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera menurunkan tim untuk melakukan penelusuran dan mengambil sampel air. “Kami sudah ambil sampel di beberapa titik dan akan segera dilakukan uji laboratorium. Hasilnya akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan selesai,” kata perwakilan DLH Tangsel, dikutip dari TangerangNews.
Sejumlah warga khawatir perubahan warna itu disebabkan oleh limbah industri yang mengalir ke saluran air sekitar. Namun, dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Menurut laporan Detik News, fenomena kali berwarna merah di Rawa Buntu merupakan kejadian pertama di wilayah Tangsel dengan tingkat kepekatan warna yang cukup mencolok.
Menanggapi situasi ini, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan bahwa hasil pengujian sementara menunjukkan tidak ada indikasi pencemaran bahan kimia berbahaya. “Kami sudah koordinasi dengan DLH dan hasil awal tidak ditemukan zat kimia yang berbahaya di dalam air. Warna merah diduga berasal dari bahan pewarna alami atau limbah non-toksik,” ujar Benyamin seperti dikutip dari Tempo.
Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di sekitar kali hingga hasil laboratorium resmi diumumkan. DLH juga berencana menelusuri sumber aliran air guna memastikan apakah perubahan warna tersebut berasal dari aktivitas manusia atau faktor lingkungan lainnya.
